MajmusSunda News, Bandung, 7 Desember 2025 – BPBD Kota Bandung pada tanggal 6 Desember 2025 mengadakan kegiatan Sarasehan Penanggulangan Bencana 2025 yang diselenggarakan di Padepokan Seni Mayang Sunda, Jln. Peta No. 209 Kota Bandung. Dihadiri oleh seluruh komunitas relawan yang ada di Kota Bandung. Diawali dengan tarian selamat datang dan sambutan-sambutan, lalu dibuka secara resmi oleh perwakilan dari DPRD Kota Bandung Komisi IV yang juga relawan, H. Soni Daniswara, SE.
Karena beberapa Minggu sebelum sarasehan ini diselenggarakan, BPBD Kota Bandung melakukan pendataan komunitas relawan, pendataan klaster dan pertemuan perdana di kantor BPBD Jln Serang Kota Bandung. Maka dalam sambutannya Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Ir. Didi Ruswandi, MT mengumumkan hasil pendataan relawan yang akan dipetakan dalam wilayah kerja dilingkup kecamatan sesuai dengan klaster yang sudah dipilih oleh para relawan. Terdata sekitar 63 Komunitas, 2159 orang. tersebar di klaster PPE, Pertolongan, Pencarian dan Evakuasi ada 38 komunitas, 397 orang. Klaster Kesehatan 35 komunitas, 257 orang. Klaster Logistik 49 Komunitas, 384 orang. Klaster Pendidikan 40 Komunitas, 252 orang. Klaster Perlindungan dan Pengungsian 33 Komunitas, 424 orang. Dan Klaster Sarana dan Prasarana 29 Komunitas. 445 orang.
Dalam sesi talkshow ada beberapa narasumber yang memeriahkan acara. Sesi pertama ada Usman Mawardi, SP (Jenggo) dari Forum Posgab SB Jawa Barat, Dadang Sudarja dari LPBI NU juga Dewan Pakar Forum Posgab SB Jawa Barat, Rendra Permana, SH,. MH.. Sementara sesi kedua ada Oki Hikmawan, S.Ip dari Yayasan Drahma Alfa Hudaya dan Widi dari Ketua FPRB Jawa Barat. Sesi pertama dan kedua dimoderatori oleh Jana Achmad Nugraha. Sayangnya dari unsur budaya yang rencananya akan menghadirkan Budi Dalton tidak jadi. Sehingga pembahasan semuanya sama membidik kebencanaan dari sudut para relawan.
Tidak hanya talkshow, para peserta Sarasehan juga disuguhkan penampilan menarik dari Iwan Palsu yang menghibur dengan lagu-lagu hits Iwan Fals tahun 80-an. Karena lagunya yang membumi, hampir semua lintas generasi mengetahui lagu-lagunya. Sehingga Padepokan siang itu begitu menggema dengan lantunan lagu-lagu Iwan Fals bersama-sama.
Ada yang unik dari kegiatan Sarasehan ini, yaitu hadirnya Kalak BPBD Kota Bandung dari awal sampai akhir acara, bahkan ketika para tamu sudah meninggalkan acara. Kalak BPBD masih bertahan di lokasi, walau harus duduk sendirian di kursi paling depan.
“Luar biasa” itu yang disampaikan oleh moderator acara sambil menanyakan berapa jumlah OPD yang ada di Kota Bandung pada Bapak Kalak. Ketika dijawab sekitar 60 OPD. “Dari 60 OPD yang ada, baru kali ini ada pimpinan OPD yang bertahan mengikuti rangkaian acara dari awal sampai akhir kegiatan” lalu disambut dengan tepuk tangan yang riuh dan meriah dari para relawan.
Acara ditutup dengan foto bersama diiringi lagu Kemesraan dari Iwan Palsu yang diikuti oleh seluruh peserta sarasehan yang tersisa.
*****
Judul: BPBD Kota Bandung Mengadakan Kegiatan Sarasehan Penanggulangan Bencana 2025
Sumber: BPBD Kota Bandung












