Diskusi Kebudayaan di Hotel Homan Bandung, Menteri Kebudayaan Terima Gagasan Rekonstruksi Silsilah Nusantara

MajmusSunda News, Bandung, 19 April 2026 — Fadli Zon selaku Menteri Kebudayaan RI melakukan kunjungan kerja ke Kota Bandung dan menghadiri diskusi kebudayaan bersama Majelis Musyawarah Sunda (MMS) yang berlangsung di Hotel Homan, Bandung, pada hari ini.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan tokoh budaya Sunda dalam membahas arah strategis pelestarian kebudayaan Nusantara di tengah perkembangan zaman.

Dalam forum tersebut, salah satu gagasan penting yang disampaikan adalah usulan Program Nasional Rekonstruksi Silsilah Nusantara Berbasis Ilmiah dan Budaya, yang bertujuan memperkuat dokumentasi sejarah bangsa secara lebih sistematis dan berbasis ilmu pengetahuan.

Usulan tersebut disampaikan oleh Rd H Holil Aksan Umarzen, yang menekankan bahwa pendekatan ilmiah, termasuk pemanfaatan teknologi DNA, perlu diposisikan secara bijak sebagai bagian dari dokumentasi sejarah, bukan untuk menguji atau memvalidasi keturunan maupun status kewarganegaraan.

“Pemanfaatan teknologi DNA harus dipahami sebagai instrumen ilmiah yang bersifat sukarela dan bermartabat, guna memperkuat arsip induk sejarah peradaban Nusantara,” ujarnya.

Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, dengan melibatkan berbagai unsur tokoh budaya, akademisi, dan perwakilan masyarakat. Majelis Musyawarah Sunda menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian nilai tradisional dengan pendekatan ilmu pengetahuan modern.

Kunjungan Menteri Kebudayaan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat budaya dalam merumuskan kebijakan kebudayaan nasional yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Acara ditutup dengan sesi penyerahan dokumen usulan kepada Menteri Kebudayaan sebagai bentuk kontribusi pemikiran dari masyarakat Sunda untuk Indonesia.

 

*****

 

Judul: Diskusi Kebudayaan di Hotel Homan Bandung, Menteri Kebudayaan Terima Gagasan Rekonstruksi Silsilah Nusantara

Penulis: Rd. H. Holil Aksan Umarzen

Sumber: Majelis Musyawarah Sunda (MMS)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *