KKN Unpad 2026: 3.382 Mahasiswa Diterjunkan ke Indramayu dan Sumedang

KKN Unpad 2026
elepasan ribuan mahasiswa KKN Unpad 2026 dihadiri Sekda Jabar Herman Suryatman, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Bupati Indramayu Lucky Hakim, dan Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita. (Foto: Dadan Triawan)

MajmusSunda News – Jatinangor, Sabtu (1o/01/2026) – KKN Unpad 2026 resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Herman Suryatman, yang melepas sebanyak 3.382 mahasiswa Universitas Padjadjaran untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 203 desa yang tersebar di dua kabupaten di Jawa Barat, yakni Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. Pelepasan mahasiswa KKN tersebut dilaksanakan di halaman Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor pada Jumat, 9 Januari 2026.

“Kunci penanggulangan kemiskinan itu ada dua, yaitu pendapatan harus ditingkatkan dan beban pengeluaran harus dikurangi. Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa diharapkan bisa ‘menyeberangkan’ dan mengantarkan masyarakat agar mampu mengakses peluang, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi beban pengeluaran,” ujar Herman.

KKN Unpad 2026 Dorong Literasi dan Keterampilan Hidup

Herman menyampaikan bahwa meskipun waktu pelaksanaan KKN relatif singkat, mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata melalui penguatan literasi keluarga dan literasi keterampilan hidup (life skill). Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pengetahuan untuk mengakses berbagai peluang, meningkatkan pendapatan, serta menurunkan beban pengeluaran.

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, mengatakan bahwa kegiatan KKN merupakan peluang yang sangat besar bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat. KKN tidak hanya menjadi ruang pembelajaran di luar kelas, tetapi juga berperan sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus dengan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.

“Selamat belajar di tempat KKN. Semoga ilmu yang didapatkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Rektor Unpad.

Sebanyak 3.382 mahasiswa bersama 203 dosen pembimbing akan diterjunkan ke 203 desa yang tersebar di 46 kecamatan di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang. Dari jumlah tersebut, 157 desa berada di 30 kecamatan di Kabupaten Indramayu, sementara 46 desa lainnya tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Seluruh mahasiswa yang mengikuti KKN ini terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program KKN ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai 10 Januari hingga 11 Februari 2026, dengan fokus pada penanganan kemiskinan dan pengelolaan sampah.

Sementara itu, Bupati Sumedang, Dr. Dony Ahmad Munir, mengapresiasi Universitas Padjadjaran yang telah memilih Kabupaten Sumedang sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia meyakini kehadiran mahasiswa Unpad akan memberikan makna, manfaat, dan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami mendapat energi dari akademisi yang akan menjadi wahana solutif untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Sumedang,” ujar Dony.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu merasa bersyukur karena terpilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN Unpad. Di antara seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat, ia menilai Indramayu akan mendapatkan kebermanfaatan dengan hadirnya mahasiswa Unpad yang berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami siap secara data. Kami serahkan semua kepada para camat dan kepala desa untuk bekerja sama. Ini merupakan satu kesempatan yang luar biasa,” kata Lucky.

Melalui pelaksanaan KKN ini, Unpad berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan berbasis pemberdayaan serta mendorong terwujudnya desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Judul: KKN Unpad 2026: 3.382 Mahasiswa Diterjunkan ke Indramayu dan Sumedang
Jurnalis: Asep GP
Editor: Parkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *