MajmusSunda News, Kolom OPINI, Jawa Barat, Rabu (19/11/2025) – Artikel dalam Kolom OPINI berjudul “Menjadikan Program “Buruan Sae” Sebagai Gerakan Nasional” ini ditulis oleh: Ir. Entang Sastraatmadja, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat dan Anggota Forum Dewan Pakar Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Majelis Musyawarah Sunda (MMS).
Kebijakan Buruan Sae adalah sebuah program pertanian perkotaan (Aurban farming) yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian perkotaan.

Dalam program ini, masyarakat didorong untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah atau lingkungan mereka untuk menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman lainnya. Program ini juga menyediakan pelatihan, pendampingan, dan dukungan teknis bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam pertanian perkotaan.
Program Buruan Sae juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pertanian perkotaan dan memanfaatkan lahan kosong untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Perkembangan program Buruan Sae di Kota Bandung sangat pesat. Program ini telah dimulai sejak tahun 2020 dan telah memiliki lebih dari 536 kelompok aktif di seluruh Bandung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian perkotaan.
Beberapa contoh keberhasilan program Buruan Sae adalah:
– Penanaman Sayuran dan Buah-Buahan. Kelompok Buruan Sae di RW 03, Kelurahan Cipadung Kidul, telah berhasil menanam cabai rawit dan sayuran lainnya.
– Pengelolaan Sampah. Kelompok Buruan Sae di RW 04, Kelurahan Pajajaran, telah berhasil mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos.
– Pengembangan Agrowisata. Kelompok Buruan Sae di RW 04, Kelurahan Pajajaran, telah mengembangkan agrowisata yang menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Program Buruan Sae juga telah mendapatkan dukungan dari pemerintah kota dan masyarakat. Pemerintah kota telah menyediakan paket stimulan berupa peralatan pertanian dan pendampingan teknis, sedangkan masyarakat telah menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti program ini.
DIJADIKAN GERAKAN NASIONAL
Gerakan nasional biasanya merujuk pada upaya kolektif suatu bangsa atau kelompok etnis untuk mencapai kemerdekaan, kedaulatan, atau identitas nasional. Ini bisa berupa perjuangan politik, sosial, atau budaya untuk mencapai tujuan nasional tertentu. Contoh gerakan nasional termasuk perjuangan kemerdekaan Indonesia melawan penjajahan Belanda, atau gerakan nasional India melawan penjajahan Inggris.
Mengkampanyekan program Buruan Sae bisa dianggap sebagai bagian dari gerakan nasional, karena program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, yang merupakan tujuan nasional. Namun, perlu diingat bahwa gerakan nasional biasanya memiliki skala yang lebih luas dan lebih kompleks, serta melibatkan berbagai aspek kehidupan bangsa.
Program Buruan Sae lebih spesifik dan fokus pada pertanian perkotaan, sehingga bisa dianggap sebagai bagian dari gerakan nasional yang lebih besar, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai kemandirian pangan.
KENDALA YANG ADA
Kendala pokok menjadikan Buruan Sae sebagai gerakan nasional adalah:
– Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat. Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam program Buruan Sae.
– Sumber Daya. Memiliki sumber daya yang cukup, seperti dana, lahan, dan teknologi, untuk mendukung program Buruan Sae.
– Koordinasi dan Kerja Sama. Meningkatkan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya untuk mendukung program Buruan Sae.
– Kebijakan dan Regulasi. Memiliki kebijakan dan regulasi yang mendukung program Buruan Sae dan memberikan insentif bagi masyarakat untuk terlibat.
– Skalabilitas. Meningkatkan skalabilitas program Buruan Sae untuk mencapai dampak yang lebih luas dan signifikan.
KIAT SUKSES
Kiat-kiat untuk mensukseskan kampanye Buruan Sae adalah:
1. Tentukan Tujuan yang Jelas. Tentukan tujuan yang spesifik, measurable, achievable, relevan, dan time-bound (SMART) untuk kampanye Buruan Sae.
2. Identifikasi Target Audiens. Identifikasi target audiens yang tepat, seperti masyarakat perkotaan, petani, dan pemerintah.
3. Buat Pesan yang Menarik. Buat pesan yang menarik dan persuasif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.
4. Gunakan Media Sosial. Gunakan media sosial untuk meningkatkan visibilitas dan jangkauan kampanye.
5. Kerja Sama dengan Influencer. Kerja sama dengan influencer dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan kredibilitas dan jangkauan kampanye.
6. Buat Event dan Aktivitas. Buat event dan aktivitas yang menarik untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat.
7. Evaluasi dan Monitor. Kegiatan evaluasi dan monitor hasil kampanye secara teratur mutlak digarap untuk meningkatkan efektivitasnya. Berdasarkan hasil evaluasi dan monitor, diharapkan bakal mampu melahirkan program yang lebih baik lagi.
***
Judul: Menjadikan Program “Buruan Sae” Sebagai Gerakan Nasional
Penulis: Ir. Entang Sastraatmadja
Editor: Jumari Haryadi












