MAJMUSSUNDA.ID, KAB. BANDUNG – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Paguyuban Asep Dunia (PAD) dimulai pukul 08.30 WIB, bertempat di Gedung Graha Wirakarya Jl. Laswi No. 746 Ciparay, Kab. Bandung, Jawa Barat dengan agenda Konsolidasi Paguyuban Asep Dunia, Sinergi Program Kerja dan Penyusunan Rencana Kerja, Minggu (18/1/2026).

Nama “Asep” bukan sekadar identitas diri. Di dalam nama ini terkandung doa, filosofi, dan harapan dari orang tua kita agar kita menjadi pribadi yang kasep—baik secara lahiriah maupun batiniah. Hari ini, kita membuktikan bahwa ribuan “Asep” tidak hanya berkumpul untuk bernostalgia, tetapi bergerak bersama untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Asep Jaelani, S.Pd, M.Pd., Ketua Umum DPP / Presiden PAD menyampaikan bahwa Rakernas kali ini mengusung tema, “Rapat Evaluasi Kinerja Tahunan PAD Menuju Program Yang Lebih Baik, Efektif dan Fleksibel”.

Menurut Asep Jaelani, tujuan rakernas kalini ini bukan sekadar slogan. Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk: 1) Memperkuat Silaturahmi: Menjadikan perbedaan profesi dan latar belakang di antara kita sebagai kekuatan kolaborasi; 2) Meningkatkan kolaborasi antarcabang agar program lebih berdampak luas; 3) Inovasi Program: Kita ingin PAD tidak hanya dikenal karena keunikan namanya, tapi karena aksi sosialnya, pemberdayaan ekonominya, dan pelestarian budayanya; dan 4) Digitalisasi Organisasi: Di era ini, Asep harus melek teknologi. Kita harus memastikan pendataan anggota (KTA) dan komunikasi antarwilayah berjalan lebih modern dan efisien.
Asep Jaelani berharap dalam Rakernas ini, kita tidak hanya melahirkan tumpukan kertas laporan. “ Saya ingin kita melahirkan gagasan konkret. Bagaimana Asep bisa membantu UMKM sesama anggota? Bagaimana Asep bisa hadir saat ada bencana? Dan bagaimana nama Asep tetap relevan dan dibanggakan oleh generasi mendatang?” Ujar Asep Jaelani.

Hadir sekitar 100 peserta Rakernas PAD, nampak Hadir Prof.Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc;, Ketua Dewan Pakar DPP PAD; Drs. Asep Kustiwa, Dewan Pengawas DPP PAD; Pimpingan Pengurus DPP PAD; Pimpngan Pengurus DPW PAD; Pimpinan Pengurus DPD PAD Kabupaten/Kota; Pengurus Persatuan Istri PAD (PIPAD); organisasi sayap PAD seperti Asep Mobil Motor Club Indonesia (AMMCI), dll.
Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc., Ketua Dewan Pakar DPP PAD, menyampaikan bahwa PAD harus mendorong Motto Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia dengan memiliki 3 Kekuatan yaitu 1) PendidIkan; 2) Kesehatan dan 3) Hukum.

Asep Saefuddin menyampaikan bahwa Dalam Pendidikan PAD harus peduli mendorong Peningkatan SDM baik itu anggota PAD, Keluarga PAD maupun Masyarakat Luas, “untuk itu siapapun yang ingin meningkakan kompetensi baik soft skill ataupun hardskill dimanapun berada di seluruh Indonesia,” kata Asep Saefuddin.
“Dalam Bidang Kesehatan, PAD memiliki Pandangan yang Positif dalam Bidang Kesehatan, Dimana PAD berfokus pada meningkatnya kualitas hidup Masyarakat melalui berbagai program Kesehatan dan Dalam Bidang Hukum, PAD memiliki Pandangan yang positif dalam bidang hukum, Dimana PAD berfokus pada meningkatkan kesadaran hukum Masyarakat dan mempromosikan keadilan,” ujarnya.

Drs. Asep Kustiwa, selaku Dewan Pengawas DPP menyampaikan bahwa Paguyuban Asep Dunia adalah Perkumpulan Berbadan Hukum, yang salah satu cirinya adalah Memiliki Asset tersendiri terpisah dari Asset Para Anggota, Pembina, Pengawas dan Para Pengurus lainnya.
Asep Kustiwa, selanjutnya menyampaikan PAD bukan hanya sebagai organiasi kemasyarakatan biasa tetapi organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum, “oleh sebab itu memiliki Asset yang harus diinventarisir dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan Para Asep Seluruh Anggota PAD. Kita harus belajar dari Organisasi Kemasyarakatan yang besar dan memiliki asset yang berlimpah, seperti Paguyuban Pasundan, Muhammadiyah, NU, dan Ormas-ormas lainnya,” kata Asep Kustiwa.

Ada 3 butir kesimpulan dari diskusi dengan Ketua Dewan Pakar PAD dan Dewan pengawas dengan peserta Rakernas, yhakni 1) Kegiatan-kegiatan yang mengatasnamakan PAD, harus ada laporan Kegiatan, laporan Keuangan, kepada DPP termasuk Dewan Pengawas; 2) DPP bisa mulai mengadakan Kontrak Kerjasama secara nasional dengan Para Pengusaha Asep dalam Pembuatan Kaos, Kemeja, dan produk-produk lainnya berlogo PAD beserta bagi hasil sesuai dengan kesepakatan yang terbuka dan transfaran ke DPP, DPW, DPD; dan 3) Dewan Pengawas bersedia memfasilitasi diadakan Pelatihan Keparalegalan dan Perlindungan Konsumen sesuai kebutuhan DPD setempat.
Rakernas ditutup dengan penyampaian program kerja Paguyuban Asep Dunia, dari Ketua Bidang DPP PAD seperti program Agama, Sosial, Ekonomi dan Pendidikan, yang telah disampakan tertulis oleh Ketua DPP/Presiden PAD ke seluruh Pimpinan Pengurus DPP, DPW dan DPD PAD.
Salam PAD, Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia.
***
Judul: Rapat Evaluasi Kerja Tahunan Paguyuban Asep Dunia Menuju Program Lebih Baik, Efektif dan Fleksibel
Jurnalis: Asep Zaenal Mustofa (Asep AZM)
Editor: Asep Ruslan












